BINA ANTARBUDAYA GANDENG FAKULTAS PSIKOLOGI DALAM AFS INTERCULTURAL PROGRAM
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby |
Minggu, (15/9) Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya kembali berkolaborasi dengan Bina Antarbudaya dalam American Field Service (AFS) Intercultural Programs ini merupakan sebuah program pertukaran pelajar SMA. “Mereka menyeleksi siswa/i di Indonesia. Program ini sendiri memiliki beberapa chapter, yang salah satunya mencakup provinsi Jawa Timur,” terang Dosen Fakultas Psikologi-Dr. IGAA Noviekayati, M.Psi., Psikolog yang terlibat dalam program ini.
Wanita yang akrab disapa Novi ini menerangkan, “Bina Antarbudaya adalah lembaga nirlaba non-pemerintah yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia dengan misi untuk saling mengenal kebudayaan masing-masing. Mereka bekerjasama dengan AFS Intercultural Programs, salah satu organisasi pertukaran antarbudaya terbesar di dunia yang beroperasi di lebih dari 60 negara di lima benua. Sebagai organisasi sosial di bidang pendidikan antarbudaya berbasis relawan, Bina Antarbudaya memberikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan antarbudaya secara global.”
Saat ditemui di Fakultas Psikologi, Senin, (16/9) Novi menuturkan kolaborasi Bina Antarbudaya dengan Fakultas Psikologi sendiri sudah berlangsung lama. Saat ditanyai mengenai perannya dalam lembaga nirlaba ini, dia mengaku bahwa dirinya terlibat sebagai penanggung jawab Psikolog Bina Antarbudaya. Dia menambahkan, “Saya dipercaya untuk meng-handle anak berkebutuhan khusus (ABK). Karena ada beberapa peserta yang merupakan ABK mampu didik yakni ABK yang masih bisa berkomunikasi sehingga mereka masih bisa diberangkatkan.”
Dipaparkan oleh Novi bahwa seleksi yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yakni seleksi pengetahuan dan seleksi kepribadian. Adapun seleksi kepribadian ini melalui wawancara dengan Psikolog. “Seiring pelaksanaan seleksi ini, sering terjadi konflik sana sini. Di situlah peran saya sebagai penanggung jawab sekaligus pendamping Psikolog untuk menenangkan tim. Mengapa? Karena seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan oleh tim Bina Antarbudaya sendiri yang merupakan para alumni yang pernah mengikuti AFS Intercultural Programs pada tahun-tahun sebelumnya. (um)
| www.untag-sby.ac.id |

Komentar
Posting Komentar